Bisnis Ayam Potong atau
Ayam Broiler
Salah satu contoh bisnis yang akan saya bahas adalah tentang
usaha ternak ayam potong atau yang biasa dikenal dengan ayam broiler. Ayam
broiler adalah salah satu usaha yang sudah sejak lama dikenal, namun kebutuhan
akan ayam potong ini semakin hari semakin meningkat.
Meningkatnya kebutuhan
protein dari ayam potong ini tidak diimbangi dengan bertambahnya jumlah
peternak ayam potong. Sehingga dihari-hari tertentu seperti lebaran misalnya
hargaayam potong perkilonya mampu menembus harga Rp. 40.000,-/Kg padahal biaya
produksinya hanya berkisar antara Rp.10.000,- hingga Rp.15.000,-
perkilogramnya.
Dari selisih harga ini menjadi daya tarik untuk saya kenapa
harus menggeluti secara serius usaha peternakan ayam potong ini. Namun sebelum
saya mulai beternak ayam potong saya harus tahu dengan detail seluk beluk
seputar ayam potong ini. Alasannya karena ternak ayam potong punya resiko
kematian yang lebih tinggi dibandingkan ayam petelur. Untuk itu pengetahuan dan
penanganan yang benarharus sudah saya kuasai sebelum mulai terjun kedunia usaha
ini.
Berikut ini adalah langkah-langkah dalam beternak ayam
potong :
- Menyesuaikan matahari masuk dan kebutuhan angin ayam potong. Serta juga harus dijaga suhu ruangan ayam agar selalu tetap hangat, suhu berperan penting agar ayam potong dapat bertahan hidup.
- Perhatikan juga kemudahan listrik dan sumber airnya.
- Jika kandang sudah jadi dan siap digunakan maka pasang peralatan untuk menyambut DOC ayam potong, yang utama seperti penghangat, sekat dan litter. Siapkan juga peralatan makan dan minumnya.
- Dalam waktu 14 hari pertama saya harus memberikan perhatian ekstra intensif pada ayam-ayam tersebut, karena masa ini sangat penting untuk kesuksesan usaha saya. Perhatikan juga suhu ruangan dalam waktu 14 hari pertama ini, jika anak ayam banyak yang bergerombol itu berarti suhu ruangan kurang hangat, tapi jika sudah mulai menyebar berarti suhunya pas namun juga janan sampai terlalu panas.
- Lakukan vaksinasi pada ayam-ayam tersebut tepat pada hari ke-7, ke-14 dan ke-21.
- Setelah melewati masa 14 hari maka selanjutnya akan lebih mudah karena saya hanya perlu mengontrolnya sehari 2 kali saja untuk melihat kebutuhan pakannya saja, hal ini terus dilakukan hingga masa panen tiba.
- Pemberian antibiotik dalam minuman ayam diberikan mulai hari ke-5 hingga hari ke-10 sebelum masa panen. Khusus vitamin dapat diberi hingga masa panen.
Analisa
Perhitungan Modal Awal Menjalankan Usaha Ternak Ayam Broiler
MODAL
TETAP
|
||
No
|
Keterangan
|
Harga
|
1
|
5 buah kandang ayam ukuran 3 x 3 m
|
Rp. 300.000,-
|
2
|
10 buah tempat
minum ayam
|
Rp. 60.000,-
|
3
|
10 buah tempat makan ayam
|
Rp.
40.000,-
|
4
|
4 buah lampu
penerang
|
Rp. 20.000,-
|
Total Biaya Tetap
|
Rp. 420.000,-
|
|
MODAL TIDAK TETAP
|
||
No
|
Keterangan
|
Harga
|
1
|
200
ekor anak ayam
|
Rp.
100.000,-
|
2
|
5 karung konsentrat (BR)
|
Rp. 625.000,-
|
3
|
Obat-obatan
|
Rp.
100.000,-
|
4
|
Biaya listrik
|
Rp. 25.000,-
|
Total Biaya Tidak Tetap
|
Rp.
850.000,-
|
|
TOTAL
MODAL
|
|
Total Biaya Tetap
|
Rp. 420.000,-
|
Total Biaya Tidak
Tetap
|
Rp.
850.000,-
|
Rp.
1.270.000,-
|
|
Komentar
Posting Komentar